PADRIRESTAURANT – Santo Domingo, ibu kota Republik Dominika, tidak hanya kaya akan sejarah dan budaya, tapi juga merupakan sebuah surga kuliner yang menawarkan berbagai hidangan lezat. Dari makanan laut segar hingga hidangan khas Kreol, kota ini menawarkan pengalaman bersantap yang menggugah selera. Mari kita selami lebih dalam keanekaragaman kuliner Santo Domingo yang menggoda itu.

1. La Bandera Dominicana:
La Bandera, yang berarti “bendera” dalam bahasa Spanyol, merupakan salah satu hidangan paling representatif di Santo Domingo. Hidangan ini biasanya terdiri dari nasi, kacang merah, daging (bisa ayam, babi, atau sapi), dan salad. Nama La Bandera dipilih karena hidangan ini mencerminkan warna bendera nasional dan sering disajikan sebagai makan siang sehari-hari.

2. Sancocho:
Sancocho adalah sup kaya dan beraroma yang diakui sebagai hidangan nasional oleh banyak orang Dominika. Resepnya melibatkan campuran berbagai jenis daging, termasuk ayam, sapi, dan babi, yang direbus bersama dengan berbagai umbi dan sayuran seperti yuca, kentang, dan plantain. Sancocho sering dinikmati pada acara khusus atau sebagai hidangan menghangatkan di malam hari.

3. Mangú:
Mangú merupakan hidangan sarapan tradisional yang terbuat dari plantain hijau yang direbus dan dihancurkan. Biasanya disajikan dengan bawang yang disangrai, keju, telur, dan salami, Mangú adalah hidangan yang memberi energi dan sangat populer di kalangan penduduk lokal.

4. Pescado Frito:
Di Santo Domingo, makanan laut adalah bagian penting dari diet sehari-hari, dan Pescado Frito (ikan goreng) adalah salah satu cara paling populer untuk menikmati hasil laut. Ikan biasanya disajikan utuh dan digoreng hingga renyah, sering disajikan dengan tostones (plantain yang digoreng) dan mojo, saus bawang putih yang penuh rasa.

5. Tostones:
Tostones adalah camilan populer yang terbuat dari plantain yang diiris, digoreng, dihancurkan, dan digoreng lagi hingga renyah. Mereka bisa dimakan sendiri atau sebagai pendamping untuk berbagai hidangan lainnya.

6. Habichuelas con Dulce:
Habichuelas con Dulce adalah hidangan penutup tradisional yang unik dari Republik Dominika. Terbuat dari kacang merah yang dimasak dengan susu, gula, dan rempah-rempah seperti kayu manis, hidangan ini sering disajikan selama masa puasa Paskah dan dianggap sebagai makanan penutup yang menggugah selera.

7. Mofongo:
Meskipun asalnya dari Puerto Riko, Mofongo juga sangat populer di Santo Domingo. Hidangan ini dibuat dari plantain hijau yang digoreng dan dihancurkan bersama dengan bawang putih, lemak babi, dan kaldu. Mofongo sering diisi dengan daging atau makanan laut dan disajikan sebagai hidangan utama.

Kesimpulan:
Kuliner Santo Domingo adalah perpaduan yang harmonis antara tradisi Taino asli, warisan Spanyol, dan pengaruh Afrika, yang menciptakan sebuah palet rasa yang beragam dan memanjakan selera. Dari hidangan sehari-hari yang sederhana hingga kreasi kulinari yang lebih rumit, Santo Domingo menawarkan sesuatu untuk setiap penjelajah kuliner. Jika Anda berkesempatan mengunjungi Republik Dominika, pastikan untuk mencicipi kekayaan rasa yang ditawarkan oleh kota bersejarah ini.